Berlaku Lemah Lembut
"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka untuk urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."(Q.S. Ali Imran:159)
Kemaren pas lagi iseng baca2 di salah satu tulisannya Aa’ Gym, nemu ada menulis surat dan ayat ini. trus g cari di Al Qur’an, dan ketemu. Setelah g baca, g bener2 tergugah, en g pikir ini salah satu ayat yang cocok ama g dan mungkin buat orang lain. Surat ini sebenarnya menceritakan bagaimana sikap baginda Nabi Muhammad SAW terhadap musuh-musuhnya yang telah kalah perang. Sungguh mulia sikap baginda nabi, bahkan terhadap musuh-musuh perangnya, beliau dapat berlaku lemah lembut.
Di kehidupan ini, kita seringkali menanggapi seseorang dengan kasar (bahkan mungkin marah-marah) apabila orang itu tidak melakukan sesuai apa yang kita inginkan, atau keadaan tidak sesuai dengan bayangan anda. Yah memang terkadang menyebalkan apabila kita menghadapi keadaan seperti itu, tapi apakah dengan marah-marah itu suatu sikap yang bijak? Sebenarnya sifat marah itu jg tidak dilarang, namun Islam mengajarkan kita untuk marah di tempat yg sesuai.Lagipula, apabila setiap ada masalah, kita selalu menanggapinya dengan marah, sebenarnya kita yang rugi. Kenapa? Karena dengan marah, memang tujuan kita tercapai, namun akibatnya menimbulkan sakit hati buat orang lain, dan juga menghabiskan energi. Coba kalo kita tanggapi dengan lemah lembut, secara perlakuan akan lebih diterima orang lain, namun tujuan dapat tercapai. Jadi lebih baik mana? Keras ato lembut? Toh yang penting kan hasil akhirnya tercapai.
Namun g akui, bersifat lemah lembut itu susah sekali. Apalagi, kalo kita emang dulunya pemarah. benar2 berat, karena berlawanan dengan kebiasaan kita. Tapi itu wajar, yang penting kita tetap berusaha memperbaiki diri. G sendiri, terkadang masih suka marah-marah. Namun, setelah g sadari, g marahin orang, blon tentu g itu sepenuhnya benar. Namun g sudah menyakiti hati orang lain. Padahal susah lho minta maaf sama orang lain, apalagi kalo itu kata-kata kita sudah ‘menusuk’ ke dalam hatinya. Makanya sekarang g berniat untuk bersikap lemah lembut, tidak hanya dari perlakuan, tapi kalo bisa dari lubuk hati terdalam. Mudah2an Allah memberi hidayah dan bimbingannya sehingga g bisa berubah.
For you, just try it. It’s nice to be nice people, than being anger people. The world also seems more beautifull, when you can act more nice to other people.

well..
indeed.. berlaku lemah lembut itu emang penting kok, selain easy going di qta, enak ke orang laen, bisa jd ladang amal utk qta
Comment by aldi — August 14, 2006 @ 8:23 am
ei .. ga diterusin nih? talking bout WUXIA aja hehehe
Comment by aldi — September 4, 2006 @ 8:16 am