Padang…Kota nan hijau….

aloo…alooo… wah dah lama bgt g nggak update ini blog. sorry bgt, yah maklum aja, agak susah yg namanya membiasakan hobby untuk menulis itu. Padahal sebenarnya dah banyak kejadian yg lewat, g bahkan dah sempet pergi kemana-mana. Tp tenang aja, kali ini g share perjalanan g ke padang, sekaligus pamer handphone (..or camera???!! I confused…emoticon) baru, hehehehe….

Well, kemaren g dpt kesempatan tugas ke padang, buat setting komputer buat training di sendik padang.  Kebetulan berdua ama senior, jadi nggak kesepian deh. Kesan pertama sampe terakhir buat Padang, kota yang indah. Alamnya benar-benar asri dan hijau banget. Seger banget pokoknya deh. padang hijau 

 Pantainya jg bagus,malahan menurutku Kuta itu lewaaat…Sayang sih kurang terawat. Padahal kalo bisa dimanfaatkan jadi tempat wisata, mestinya bisa nyedot banyak turis asing.

pantai dr jauh 

Tp sayang sih, nggak sempet jalan-jalan ke pantai Malin Kundang, Bukittinggi, Danau Maninjau, dan tempat-tempat eksotik lainnya di sumatra barat. Yah maklum, kita kan kesana buat kerja toh, bukan jalan-jalan. anyway thanks alot buat pak herman yg udah ngantarin kita jalan-jalan, buat pak nuh, yg dah ngasih oleh-oleh, pak zubir yg dah ngajak makan, pak hadi yg nemenin kita nginstall, plus orang-orang kanwil yang udah nerima kita.

kira-kira abis ini daerah mana lagi ya….?? 

lebaran…..

wuih… kykny dah lama banget g nggak update ini blog. sampe dah lewat bulan ramadhan, bahkan idul fitri pun dah lewat. tapi mudah2an belum telat, buat yang pada baca, saya ngucapin                                            

                                            SELAMAT IDUL FITRI 1 Syawal 1427 H

                                                        Minal Aidin Wal Faidzin 

                                                    Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Kesepian

Bosan…. capek…. sunyi…. sepi…. sendiri….AAAAAAAARGHemoticon

Berlaku Lemah Lembut

"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka, dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka untuk urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal."(Q.S. Ali Imran:159)

Kemaren pas lagi iseng baca2 di salah satu tulisannya Aa’ Gym, nemu ada menulis surat dan ayat ini. trus g cari di Al Qur’an, dan ketemu. Setelah g baca, g bener2 tergugah, en g pikir ini salah satu ayat yang cocok ama g dan mungkin buat orang lain. Surat ini sebenarnya menceritakan bagaimana sikap baginda Nabi Muhammad SAW terhadap musuh-musuhnya yang telah kalah perang. Sungguh mulia sikap baginda nabi, bahkan terhadap musuh-musuh perangnya, beliau dapat berlaku lemah lembut.

Di kehidupan ini, kita seringkali menanggapi seseorang dengan kasar (bahkan mungkin marah-marah) apabila orang itu tidak melakukan sesuai apa yang kita inginkan, atau keadaan tidak sesuai dengan bayangan anda. Yah memang terkadang menyebalkan apabila kita menghadapi keadaan seperti itu, tapi apakah dengan marah-marah itu suatu sikap yang bijak? Sebenarnya sifat marah itu jg tidak dilarang, namun Islam mengajarkan kita untuk marah di tempat yg sesuai.Lagipula, apabila setiap ada masalah, kita selalu menanggapinya dengan marah, sebenarnya kita yang rugi. Kenapa? Karena dengan marah, memang tujuan kita tercapai, namun akibatnya menimbulkan sakit hati buat orang lain, dan  juga menghabiskan energi. Coba kalo kita tanggapi dengan lemah lembut, secara perlakuan akan lebih diterima orang lain, namun tujuan dapat tercapai. Jadi lebih baik mana? Keras ato lembut? Toh yang penting kan hasil akhirnya tercapai.

Namun g akui, bersifat lemah lembut itu susah sekali. Apalagi, kalo kita emang dulunya pemarah. benar2 berat, karena berlawanan dengan kebiasaan kita. Tapi itu wajar, yang penting kita tetap berusaha memperbaiki diri. G sendiri, terkadang masih suka marah-marah. Namun, setelah g sadari, g marahin orang, blon tentu g itu sepenuhnya benar. Namun g sudah menyakiti hati orang lain. Padahal susah lho minta maaf sama orang lain, apalagi kalo itu kata-kata kita sudah ‘menusuk’ ke dalam hatinya. Makanya sekarang g berniat untuk bersikap lemah lembut, tidak hanya dari perlakuan, tapi kalo bisa dari lubuk hati terdalam. Mudah2an Allah memberi hidayah dan bimbingannya sehingga g bisa berubah. 

For you, just try it. It’s nice to be nice people, than being anger people. The world also seems more beautifull, when you can act more nice to other people. 

 

Mengenal Diri Sendiri

Mengenal Diri Sendiri
Oleh K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR

KEBENINGAN hati menciptakan kedamaian dan kebersamaan. Lalu, bagaimana kiat menuju kebeningan hati itu? Ikhtiar pembersihan hati harus dimulai dengan upaya memahami diri dan orang lain. Tanpa pemahaman dan pengenalan yang mendalam mustahil kita bisa terhindar dari kekotoran hati. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa sumber dari kiat mengelola kalbu (manajemen kalbu) adalah pengenalan diri.

Seseorang yang mampu mengendalikan perasaaan (emosinya) adalah orang yang bisa memahami siapa dirinya. Jadi, tentunya kita akan bisa mengendalikan diri begitu kita mengenalnya secara mendalam. Orang-orang yang terkadang tidak mampu mengendalikan dirinya, itu karena mereka merasa asing dengan dirinya sendiri. Lalu, bisa terjadi pada suatu masa mereka melakukan perbuatan maksiat dan keji, sementara mereka merasa melakukannya tanpa sadar.

Kunci pemahaman diri terletak pada hati. Hati bisa memperlihatkan secara jelas siapa diri kita dan bagaimana watak kita. Hati yang bersih, bening, dan jernih insya Allah bisa memperlihatkan kebersihan, kebeningan, dan kejernihan pada pribadi kita.

Untuk mengenal diri, kita tentu memulainya dari kedalaman diri kita sendiri -dari kedalaman kalbu atau apa yang disebut dengan nurani. Inilah yang sering dikenal dengan upaya introspeksi diri (muhasabah). Jadi, manusia mampu mengenal dirinya melalui satu proses pendalaman, bukan tiba-tiba saja bisa memahami dirinya. Proses introspeksi diri ini tentunya bisa berjalan efektif manakala kita mampu menata suasana hati, misalnya dalam keheningan dan dalam upaya keluar dari masalah-masalah yang membelit kita. Kita harus punya satu kepercayaan bahwa hanya kitalah yang bisa menolong diri kita sendiri.

1. Cermati potensi diri

Kita bisa mengenali potensi diri salah satunya melalui hubungan dengan orang lain. Hubungan dengan orang lain akan memungkinkan munculnya kritik. Untuk itu, kita pun mengembangkan sikap terbuka terhadap kritik yang datang dari luar diri kita. Artinya, kita juga harus berprasangka baik (husnudzan) tentang apa yang orang katakan terhadap diri kita, karena merekalah yang mungkin lebih objektif melihat potensi-potensi dalam diri kita.

Cara paling praktis dalam upaya pengenalan diri ini adalah melalui hubungan yang harmonis dengan lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Keakraban kita terhadap seluruh anggota keluarga memungkinkan ketidaksungkanan terlontarnya kritik terhadap diri kita.

Setelah lewat lingkungan keluarga, mulailah kita juga berhubungan secara harmonis dengan saudara, teman, tetangga, atau orang di dalam lingkungan pekerjaan. Mungkin di sini akan terasa lebih berat, karena keterbukaan kita akan mengalirkan kritik yang lebih hebat lagi. Kita harus siap untuk menahan kedongkolan dan kejengkelan karena mungkin saja orang-orang secara terang-terangan mengkritik diri kita. Namun, yakinlah bahwa proses ini insya Allah akan lebih membuat perkembangan emosi kita semakin baik dari hari ke hari.

Kritik adalah senjata ampuh untuk mengenal lebih jauh kelemahan diri kita. Alergi terhadap kritik berarti akan membuat tumbuh suburnya potensi negatif pada diri kita. Memang tidaklah mudah bagi seseorang menerima kritik, apalagi yang benar-benar menyakitkan. Ada kecenderungan bahwa kita ingin membela diri. Namun, jika kita memelihara penyakit alergi terhadap kritik, bersiaplah kita semakin asing terhadap diri kita sendiri. Kita benar-benar tidak yakin bahwa diri kita ini sombong, takabur, pelit, menyebalkan, atau mau menang sendiri.

Nah, bagaimana kita bisa benar-benar memperbaiki diri jika kita buta terhadap ketidaksempurnaan diri ini? Bagaimana mau membangkitkan semangat untuk senantiasa memperbaiki diri jika kita tidak mampu atau mau merasakan kelemahan diri kita?

Upaya-upaya memperbaiki diri akan efektif, jika kita menggerakkan segenap potensi positif dalam diri kita. Tentu dengan syarat bahwa kita telah mengetahui adanya kelemahan-kelemahan pada diri kita. Potensi untuk memperbaiki diri hanya bisa digerakkan dengan niat yang tulus.

Allah Swt. telah menyediakan sarana-sarana berupa potensi perbaikan diri tersebut. Namun, sarana-sarana itu tidak dapat digunakan tanpa dibarengi niat (tekad) untuk mengubah diri. Niat yang tulus akan menuntun kita pada perjalanan ruhani menuju Allah Swt. Inilah perjalanan yang merupakan tahapan-tahapan menuju perbaikan kualitas diri dari hari ke hari dan masa ke masa.

Kebaikan dalam diri kita bisa dilihat secara kasat mata melalui jasad dan akal. Potensi jasad dan akal yang tampak lahiriah sebenarnya digerakkan oleh potensi hati atau kalbu. Jadi, kalbu yang bersih akan menampakkan fisik dan pikiran yang bersih pula. Jasad dan akal hanya akan menuju pada suatu kebaikan jika dikendalikan oleh kalbu yang bersih yang membuat perbuatan kita menjadi bernilai dan berkualitas.

2. Fokuskan pada diri sendiri

Kebaikan bisa dicontohkan atau ditularkan dari atau kepada orang lain. Namun, kebaikan akan menjadi efektif merasuk pada diri manakala berpangkal pada diri kita sendiri. Ungkapan yang cocok dengan ini bahwa sebaiknya kita mengurusi diri sendiri sebelum mencoba mengurusi orang lain.

Keinginan kuat atau kerinduan melihat sebuah kebaikan agar terjadi di lingkungan kita akan memotivasi diri untuk menebarkan kebaikan dari dalam diri kita. Kita tidak akan sungkan melakukan pembersihan jika melihat kekotoran di sekeliling. Kita dengan senang hati menciptakan suasana yang membuat orang lain berbahagia, apakah itu tersenyum, menolong, dan berupaya memberikan solusi. Pada akhirnya, akan terkondisikan keadaan yang dalam hal ini diri kita menjadi pusat kebaikan dan solusi bagi orang-orang di sekeliling kita.

3. Ubahlah persepsi

Persepsi adalah cara pandang kita terhadap potensi-potensi diri kita. Karena itu, jika kita mempersepsikan diri kita selalu gagal dan tidak bisa diperbaiki, sampai kapan pun kita tidak akan pernah sukses.

Dalam konsep manajemen kalbu pengubahan persepsi harus dimulai dengan mengukurnya pada kedalaman hati (nurani). Seseorang akan efektif mengubah persepsinya kalau ia menggunakan sarana kolbunya yang menuju kepada Allah Swt. akan berbicara bahwa pada dasarnya manusia memiliki sisi baik. Manusia bisa mengubah dirinya menuju kebaikan jika ia menghidupkan sisi baik dan mematikan sisi buruknya. Jadi, harus ada persepsi bahwa kita bisa menjadi lebih baik, kita bisa menjadi sukses, dan Allah Swt. senantiasa akan menolong hamba-Nya yang tulus bermunajat kepada-Nya. Persepsi inilah yang akan senantiasa menghidupkan motivasi dan keinginan kita menjadi manusia berprestasi. ***

Taken From www.pikiran-rakyat.com

Temu Alumni TBK di Jakarta

Kemaren sabtu, tanggal 8 Agustus 2006, Alumni2 TBK di Jakarta mengadakan "Temu Kangen"  di Plaza EX. Sayangnya saat itu cuman bisa terkumpul 8 orang (3 orang angkatan I dan 5 orang Angkatan II). Mungkin karena kurang informasinya jadinya cuman segitu. Acara tersebut sekaligus melepas Gery dan Dian yang akan ke luar negeri. Selamat Jalan ya kak, semoga sukses di negeri orang.(plus…jangan lupa oleh2nya kalo pulang…hihihihihi..emoticon just kidding)

Berikut, foto waktu ngumpul kemaren, thanks to Gerry atas kameranya, and mbak pelayan pizza hut atas jepretannya..(aduh sayang nggak ngikut… emoticon)

 

(kiri (dari depan ke belakang): Gerry, Arwin, gue, Agung; Kanan(dari depan ke belakang): Dian, Dewi,Caesi ama Rostyn)   

Ujian ..oh…ujian…

Beberapa hari kemaren, g ada ujian di perusahaan tempat g kerja. tujuannya sih nih ujian entar menentukan jadi tidaknya g jadi karyawan tetep di perusahaan ini. Agak aneh sih memang buat g, soalnya selama ini waktu dulu-dulu kerja di swasta sih nggak ada ujian model gini. tapi yah… apa boleh baut… peraturannya mesti gitu.

gara2 nih ujian kemaren selama beberapa minggu, g ama temen2 g sempet sibuk nanya2 soal2 perbankan dan teknis IT yg berjalan selama ini. Syukurnya, usaha ini ada hasilnya lah. yah paling nggak kita jadi bisa jawab beberapa soallah. tapi teteup aja abis ujian ini bikin g sempet stress. masalahnya nih tes kemaren kan essay semua, nah berhubung tulisan g itu rada2 menyerupain ‘Hieroglyph’ - tulisan kuno mesir- g jd nggak pede bisa kebaca ama pemeriksa. Ditambah lagi kondisi tangan kanan g yg udah nggak kuat nulis lama semenjak patah waktu SMU.(nyesel kdng2 kl inget waktu itu..soalnya tuh tangan g sendiri yg matahin…bodoh..bodoh… :( ). Plus lagi, g dengan ’songong’-nya menjawab soal yg paling susah en….SALAH!!!

duh dari kemaren g kepikiran terus. udah diusahain ngelupain, tampaknya psikis g masih rada2 trauma gitu, jadi sempet down. kepala pusing terus, hidung bersin-bersin, mata ngantuk (err…ini tanda2 stress ato influenza ya….) minum obat udah, jalan2 udah(yg mana malah nambah pusing..gara2 duit abis…). ujian…ujian….AAAAAAAAAAARRRRRRRRGHHHHHHH!!!!!!

Blogged with Flock

ngetest Flock

Kemaren lg iseng nemu yg namanya flock. flock ini merupakan web browser yg technology-nya based on mozilla firefox, namun ditambahkan fitur-fitur, seperti untuk upload photo, dan edit blog. sekarang g lagi nyoba nih publish blog menggunakan flock. kita lihat aja hasilnya… nampil nggak ya….??

Blogged with Flock

Kenali Wanita Dari Cara Berjalannya…

Percaya gak percaya….

1.Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah.
Golongan wanita yang jalannya berginjat, konon wanita ini adalah wanita
yang tidak jujur, bila berbohong, mulutnya laser dan menyinggung
perasaan orang lain. Wanita yang berjalan seperti ini juga terkenal
dengan sikap egonya. Lebih parah, wanita ini biasanya pemboros atau suka
membazir uang tanpa berpikir sebelum berbelanja. Padahal, uangnya itu
masih banyak kegunaannya. Tapi jangan berkecil hati, karena wanita
seperti ini biasanya menjadi pujaan lelaki.

2.Bila berjalan, sering menoleh ke kanan and kiri. Wanita seperti ini
biasanya pandai menyimpan rahasia. Walaupun ramai yang menganggap wanita
seperti ini tidak jujur, suka menipu teman sendiri, dan merugikan
temannya, namun, banyak lelaki yang berusaha untuk menaklukan hatinya.
Konon wanita seperti ini senang diatur.

3.Bila berjalan suka menunduk Cara berjalan melambangkan wanita seperti
ini memiliki sifat yang tertutup. Ia hanya akan berbicara dengan
orang-orang yang dekat dengannya dan dpt dipercaya untuk menyimpan
rahasianya. Wanita seperti ini biasanya sukar untuk ditakluk hatinya.
Disamping sikapnya yang dingin, wanita seperti ini tidak peduli dengan
kehidupan cinta. Namun, jika ada lelaki yang berhasil menawan hatinya,
dijamin akan mendapat kebahagiaan. Sebab, wanita jenis ini sangat setia,
dan dia tidak akan mengkhianati lelaki yang dicintainya.

4.Bila berjalan menatap lurus ke depan. Wanita seperti ini biasanya
memiliki pendirian yang teguh. Jangan sekali-sekali menentang apa yang
pernah dikatakannya, jika anda tidak mau mendengar dia bicara panjang
lebar. Meski pendiriannya teguh, tapi selalu berselisih pendapat. Jangan
heran jika wanita seperti ini hanya mau bicara dengan orang yang
berpengetahuan luas.

5.Bila berjalan badan bergerak ke kanan dan kiri. Wanita yang berjalan
dengan gaya yang sedemikian tidak perduli dengan masalah yang berlaku.
Apa pun masalah yang ada dihadapannya, dianggap kecil. Padahal masalah
itu sebenarnya memerlukan kebijaksanaan dalam menyelesaikannya. Kerana
sifatnya yang suka ambil gampangnya ini, banyak persoalan yang akhirnya
tidak dapat diselesaikan dan akibatnya merugikan diri sendiri.

6.Bila berjalan badan tampak tegak Wanita ini tegas menentukan sikapnya
sendiri. Dia tidak mau urusan pribadinya dicampuri orang lain. Gaya
bicaranya serius, menunjukkan dia memiliki pendirian teguh. Yang menarik
dari wanita ini, ia bertanggungjawap terhadap apa yang pernah
dilakukannya. Dia menyenangi lelaki yang mandiri tanpa meninggalkan
sifat-sifat romantisnya.

7.Bila berjalan seperti Jerapah. Maksudnya, ketika melangkahkan kaki,
kelihatan bergerak ke depan dan ke belakang. Wanita jenis ini sangat
lemah perasaannya. Dia seorang yang mudah terasa dan mudah ersinggung.
Jadi, saat anda bicara dengannya cobalah menjaga perasaannya agar tidak
tersinggung, wanita ini mudah mengeluarkan air mata.

8.Bila berjalan sambil cengar-cengir, senyam-senyum tanpa alasan jelas
ini wanita gila, agak kurang waras jgn didekati

9.Bila berjalan sambil nyanyi trus bawa kecrekan Berarti dia WARIA,
bukan wanita asli..banyak pria yang takut padanya

10.Bila berjalan sambil sesekali memamerkan barisan gigi2nya yang putih
HATI HATI dia belom di suntik rabies !

11.Bila berjalan, dari belakang kelihatan seperti tidak memijak tanah
Mungkin dia syetan….lariiiiii……hahahhaha……

12.kalo ada wanita bisa jalan di air, wuah… itu pasti zhang zi yi atau
mak lampir!

13.Kalo ada wanita berambut panjang menutup muka dan keluar merangkak
dari TV anda, maka itu Sadako. Avoid at all cost!

 

 Taken from Mailing list…….emoticon

 

Manusia Bodoh

ADA BAND - Manusia Bodoh

E F#
Dahulu terasa indah
B E B
Tak ingin lupakan
C#m B F#
Bermesraan s’lalu jadi satu
B
Kenangan manis

A G#m
Tiada yang salah
F#m G# C#m B
Hanya aku manusia bodoh
A G#m F#m G#m
Yang biarkan semua ini permainkanku
Am B
Berulang ulang ulang kali

Reff :
E B C#m
Mencoba bertahan sekuat hati
B F#m
Layaknya karang yang
B
Dihempas sang ombak
E B C#m
Jalani hidup dalam buai belaka
B F#m B
Serahkan cinta tulus di dalam takdir

E F#m
Tak ayal tingkah lakumu
B E B
Buatku putus asa
C#m B F#
Kadang akal sehat ini
B
Belum cukup membendungnya

A G#m
Hanya kepedihan
F#m G# C#m B
Yang s’lalu datang menertawakanku
A G#m
Engkau belahan jiwa
F#m G#m Am B
Tega menari indah di atas tangisanku

Kembali ke: Reff

G#m A G#m
Tapi sampai kapankah ku harus
A F#m B E
Menanggungnya kutukan cinta ini

Bridge:
C G A
Semua kisah pasti ada akhir
B E
Yang harus dilalui
C G B
Begitu juga akhir kisah ini yakinku indah

Kembali ke: Reff

G#m A G#m
Tapi sampai kapankah ku harus
A F#m B
Menanggungnya kutukan cinta ini
E
Bersemayam dalam kalbu
————————————————
……..gue banget….